MALDIVES

DSCF1475

 “Holly Moly, I am finally here in Maldives. Maldives has been on my bucket list for the longest time. I am really blessed to be able to visit the beautiful paradise on earth, Maldives”

DAY 1

Berbekal tiket murah dari Tiger Air yang kita beli sekitaran akhir tahun lalu, tibalah pada waktunya yang udah gue tunggu-tunggu MALDIVES trip YAY!!

Berhubung tiket promo, perjuangannya juga kudu lebih, bakalan transit di Singapore semaleman, untungnya bandara Changi oke punya jadi untuk nyari tempat nyaman buat tidur super gampang banget. Ada beberapa hal penting banget yang harus diperhatikan ketika kita harus transit dan bermalam di Bandara.

  • Bawa jaket yang agak tebal buat ngangetin badan, soalnya bermalam di Changi super dingin banget. Kaos kaki kalau perlu.
  • Siapin dollar singapore sekedarnya atau kalau mau praktis jangan lupa bawa kartu kredit untuk makan di Changi.
  • Bawa alas, kaya kain Bali buat tidur di Lounge area-nya.
  • Dari terminal berapapun kalian berangkat, coba deh ke terminal 3 cari lounge dan movie theatre dan kita bisa bobo disitu, karena sofanya empuk dan bisa nyender hehe.
  • Penting banget bawa botol air minum, mineral water di sini harganya gila banget. Dan tap water ada dimana-mana kita tinggal refil.

IMG_4317

Setelah membeku semaleman tidur di Changi, akhirnya besok paginya kita terbang juga ke MALE. Penerbangan yang ditempuh sekitar 5 jam dari Singapore menuju MALE, Perbedaan waktu antara Jakarta – Male – Singapore adalah:

  • Jakarta – Singapore : 1 jam ahead
  • Jakarta – Male : 2 jam ahead
  • Singapore – Male : 3 jam ahead

Setelah 5 jam di pesawat akhirnyaaaa MALE MALDIVES!! Nama bandaranya Ibrahim Nasir International Airport, meskipun bandaranya gak sebesar Soetta, yaiyalaahhh haha. Tapi keluar dari bandara ini kita bakal disamput sama birunya dan jernihnya laut Maldives errrrrr, jadi kangeen!! Maldives adalah negara yang penduduknya beragama muslim, jadi untuk makanan kita gak perlu khawatir. Semua makanan disini halal. Tapi ada beberapa yang ketat banget dan gak boleh masuk negara ini. Kita dilarang membawa:

  • Minuman ber-alkohol
  • Anjing
  • Makanan mengandung babi
  • Senjata tajam
  • Narkoba (of course)

Dari bandara Ibrahim Nasir kita harus naik feri untuk nyebrang ke Male City yang nantinya akan lanjut ke harbour Male City lalu menuju Maafushi Island. Detailnya kaya gini: Bandara Ibrahim Nasir – lanjut naik Airport feri, harga tiketnya 10 MVR atau sekitar IDR 10,000 – dari Male City lanjut ke harbournya naik taksi 35 MVR – Nah dari harbour ada dua pilihan nih, mau nyebrang ke Maafushi island pake public boat atau hire private boat (yang which is lebih murah kalau kita perginya rame-rame. Public boat harganya 18 MVR alian sekitaran Rp 18,000 dan bakal makan waktu sekitar MASYAALLAH 2 jam, enggak deh yehhh!! akhirnya karena kita ber-6 jadi lebih memilih private speed boat yang share sama orang lain dan dikasih harga USD 80 untuk 6 orang, daaannnn cuma 30 menit.

IMG_4363

Maafushi, di pulau ini kita bakal stay selama 5 hari. Sedikit cerita tentang Mafushi adalah salah satu pulau yang ada di Maldives yang berisi kurang lebih 90 keluarga. Pulaunya sangat kecil dan bisa di jelajah hanya dengan 15 menit. Penduduknya sangat ramah, soal bahasa… masyarakat Maldives sangat fasih berbahasa Inggris. Yang harus di perhatikan selama di Maafushi, kita gak boleh tuh berkeliaran keliling pulau pake Bikini! Inget penduduk Maldives beragama Islam, bahkan untuk tourist di sediakan terpisah private beach untuk kita sekedar santai-santai di pantai dan bebas ber-bikini ria dan orang lokal dilarang masuk. Mata uang yang dipake di sini ada dua yaitu USD dan MVR tapi entah kenapa lebih banyak yang dipake si USD.

DSCF1180

IMG_4392

Selama di Maafushi kits stay di Crystal Sand Hotel, hotel yang baru berdiri sekitar 10 bulan ini cukup memuaskan. Dari interior, staff bahkan makanan semuanya super rekomen.

DSCF1766

IMG_4342

Hari pertama di Mafushi di isi dengan jelajah sekitaran hotel dan hang out di Private Beach. Sambil rencanain besok dan hari-hari selanjutnya mau ngelakuin apa selama di Maldives.

DAY 2 

Setelah diskusi tadi malem sama Dini, Mita, Regina, Konyol dan Upi akhirnya ketuk palu hari ini schedule-nya adalah DIVING untuk gue dan Mita dan Snorkeling untuk Regina, Dini, Konyol dan Upi. Diving ke-5 gue dan di Meladaifssss omagahhhhhh!!

DSCF1785

Untuk diving Mita rekomen Passion Maldives salah satu provider diving yang katanya bagus di Maafushi. Biayanya USD 80 untuk dua kali dive termasuk equipment dan boat, master dive-nya namanya Jina, Maldivian. Pokoknya kalau kalian ke Maafushi dan berniat untuk dive temuin Jina di Passion Dive School, orangnya super helpful, kocak, bahkan kita dikasih diskon banyak hehe dan yang paling penting Jina udah hatam banget sama yang namanya GoPro kan mayan tuh ada yang dokumentasiin selama lagi diving.

DCIM122GOPRO

Gila Maldives!! diving disini kereenn banger, gue ketemu sama yang namanya Hiu (akhirnya…) meskipun current-nya gede banget dan kita mesti pegangan di coral. Bisa selfie sama giant turtle, bisa dancing sama spanish dancer, terus ada juga octopus, moray eel, scorpion fish, shrimp dan banyak lagi.

DCIM122GOPRO

DCIM122GOPRO

Selesai diving di 2 titik point akhirnya tiba waktunya kita nyusulin tim snorkeling di pulau Sand Bank, gue dan Mita mikirnya kita bakal di drop pake kapal ke Sand Bank etapi ternyata kita dijemput pake Jetski huaaaaa, gonna be my very first ride membelah lautan pake jetski. Berasa princess banget di tengah laut di jemput pake private Jetski dan dianter ke Sand Bank untuk ketemu sama geng snorkeling dan disana udah disiapin makan siang pula. Life is good!

DCIM122GOPRO

DSCF1385 Abis makan siang, waktunya gue dan Mita gabung sama tim snorkeling untuk nyelesaiin snorkeling di 2 titik point. Untuk ini karena gue cuma ikut setengah kegiatan snorkeling-nya, maksudnya 2 kali snorkeling aja jadi cuma harus bayar USD 20 hmm not bad lah, itung-itung bayar jasa udah dijemput pake jetski.

Selesai snorkelingan, langsung balik hotel. Emang yah, kalau udah diving terus snorkeling ekspetasi jadi gimana gitu… Duilehhh hahaha. Tapi okelah, semua serba oke. Untuk activity yang mau dilakuin selama di Maldives bisa langsung kontak mbak resepsionis hotel. Mereka yang akan arrange semua dan kita bisa nego untuk setiap activity-nya.

Malemnya gue dan Mita memutuskan untuk lihat kayak apa sih floating bar yang ada di Maafushi, si Jack orang hotel ngebantu arrange boat untuk kita nyebrang ke floating bar itu. Jadi, konsepnya adalah kapal besar yang stop di tengah laut, sepi banget sih, mungkin karena hari biasa. Kita berdua mesen wine, harganya USD 12/glass and a glass of champagne to end the day. Hmmm setelah ngobrol panjang lebar sama Jack yang baruu beberapa bulan di Maldives kita memutuskan untuk balik ke hotel untuk beristirahat.

DAY 3

Wohoooo untuk memuaskan hasrat pemirsa semuanya, akhirnya kesampean juga untuk Resort Visit dan yang terpilih adalah tentunya tak lain dan tak bukan Anantara Resort Maldives yang notabene bintang 7 ihhh gilak gak tuh, biayanya cukup USD 200 aja! iya ho oh betul sekitaran 2 jeti lebih hanya untuk foto-foto, biar profile pict ketjeh haha. Harga segitu dapet apa aja? jangan sedih!! Bukan untuk nginep, tapi cuma buat visit alias one day visit di drop sama kapal jam 9 dan dijemput lagi jam 5 sore. Mahal banget sih, tapi worth it lah sama apa yang kita liat dan foto yang kita hasilkan disana. USD 200 itu termasuk boat pulang pergi, voucher USD 148 yang bisa dituker di seluruh resto, cafe, bar yang ada di Anantara Veli dan Anantara Dhigu Maldives.

DSCF1426

IMG_4568

Sampe dermaga resort kita disambut sama tabuhan gendang khas Maldivian terus di sambut sama mas-mas hotel dan di arahin ke lobby. Di lobby kita di treat super nice, dikasih welcome drink, handuk dingin dan free wifi woohooooo.

DSCF1415

DSCF1435

DSCF1430

DCIM122GOPRO

IMG_4410

 

DAY 4

Gak kerasa udah hari ke 4 gue di Maldives, besok pulang besok pulang besok pulang errrr ada seneng dan sedihnya sih cuma kalau menurut gue nih kelamaan disini juga gak enak. Selain panas banget dan bosen karena saking kecilnya ni negara ya jadi gitu-gitu aja plus kalau misalnya kalian gak stay di Resortnya yah berasa liburan di Pulau Pramuka aja. Sebenernya hari ini pengen banget diving lagi, karena kemaren saking takjubnya sama keindahan bawah laut Maldives sampe pingin lagi dan lagi, tapi sayang dive buddy gue… well, the only dive buddy gue diantara teman yang lainnya terlalu banyak mikir dan menolak untuk diving lagi. Berhubung segala upaya dan cara untuk meyakinkan Mita diving lagi gagal, akhirnya kita sepakat untuk mengunjungi Picnic Island di salah satu gugus kepulauan yang ada di Maldives. Untuk melakukan trip ke Picnic Island ini kita harus mengeluarkan kocek USD 70/orang include boat, barbeque lunch, and snorkeling… mayaan mahal dan harga segitu hampir sama dengan 2 kali dive errr NOW I HATE YOU HARMITA HAMARULINA SITORUS!! Kapaan lagi coba diving di Maldives! oh well, nasi sudah menjadi bubur. Kami ber-enam bersiap menuju Picnic Island, setelah breakfast di hotel langsung cuss pake private boat menuju Picnic Island. Jarak yang ditempuh dari Maafushi, tempat kami stay selama di Maldives sekitaran 45 menit. Selama perjalanan menuju Picnic Island kita ketemu sekumpulan lumba-lumba aja dooonngggg!!! We are so LUCKY!

DSCF1593

DSCF1682

DSCF1661

DSCF1763

DAY 5

LAST DAY in Maafushi island, pagi ini setelah breakfast gue, Konyol dan Upi akan berangkat ke Anantara Resort untuk nyari camera dan drone-nya bapak Konyol yang sempet lost control dan nyemplung ke laut pas kita Resort Visit dua hari yang lalu. Setelah 1 jam nyari drone dan gak ketemu akhirnya kita bertiga dengan berat hati balik ke Maafushi karena 3 jam lagi kita semua bakal berangkat ke Male City, bermalam di salah satu hostel di Male City dan melanjutkan perjalanan besokannya ke Airport karena memang jarak Male City dan Airport via airport ferry gak nyampe 15 menit.

Sampai hostel, kita keluar untuk cari makan. Waktu itu sekitar jam 5 sore, Male City rame banget hiruk pikuknya, jalanan Male yang sempit bak Ubud bahkan lebih padet dibanding Ubud membuat Male terlihat kota yang super sibuk. Setelah berjalan beberapa menit mencari coffee shop yang lagi-lagi menurut Tripadvisor layak dicoba yang akhirnya end-up gak nemu kita memutuskan untuk cari tempat makan malem aja di sekitaran hotel. New Port cafe, salah satu cafe yang paling catchy yang terletak di jalan utama Male City. Interiornya masa kini dengan tembok yang di cat hitam dan furniture futuristik membuat cafe ini layak untuk dicoba. Bahkan milih menu-nya aja pake iPod, cukup takjub bisa sekeren ini di Male. Pancake Nutella stacks salah satu menu yang bikin mouthwatering menjadi makan malam plus snacking gue dan Mita.

DSCF1789 DSCF1796 DSCF1801

 

Balik ke hotel, tidur dan besok adalah kenyataan pahit karena harus balik ke JAKARTA!!

**Berapa sih total biaya dan kira-kira di Maldives harus ngapain aja? semua bisa dilihat disini.

One thought on “MALDIVES

Comments are closed.